Almuslim TV Hadirkan Sosok Murthalamuddin di Balik Cerita dan Aksi untuk Pendidikan Aceh

Almuslim TV kembali menghadirkan konten inspiratif melalui format podcast edukatif bertajuk “Strategi Transformasi SDM Aceh: Cerita dan Aksi untuk Aceh” yang tayang pada 23 April 2026 melalui kanal YouTube Almuslim TV. Episode ini tidak hanya menghadirkan gagasan, tetapi juga mengupas lebih dekat sosok di balik arah kebijakan pendidikan Aceh, yaitu Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP.

Murthalamuddin merupakan figur yang memiliki rekam jejak panjang dan teruji dalam dunia pendidikan Aceh. Lahir di Baktiya, Aceh Utara pada tahun 1970, ia menapaki perjalanan karier dari bawah dengan penuh dedikasi. Tidak hanya memulai sebagai seorang guru sekolah dasar, ia juga pernah meniti pengalaman sebagai jurnalis—yang membentuk kepekaan sosial serta kemampuannya dalam membaca realitas masyarakat. Kariernya terus berkembang hingga dipercaya memimpin berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie selama lima tahun, sebelum kini mengemban amanah sebagai Kadis Pendidikan Aceh.

Dikenal sebagai pemimpin yang tidak protokoler, Murthalamuddin memiliki gaya kepemimpinan yang dekat dengan guru dan lingkungan sekolah. Ia lebih memilih turun langsung ke lapangan, berdialog dengan guru dan kepala sekolah, serta menyerap aspirasi dari ruang-ruang sederhana. Baginya, pendidikan tidak hidup di atas laporan administratif, tetapi tumbuh dari interaksi nyata dan semangat kolaborasi. Pendekatan humanis ini menjadikannya figur yang dihormati karena ketulusan dan komitmennya dalam membangun pendidikan.

Dipandu oleh host Misnar, M.A., podcast ini berlangsung hangat dan reflektif. Misnar menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa, sehingga setiap upaya transformasi harus mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Dalam perbincangan tersebut, Murthalamuddin menegaskan bahwa visi pendidikan Aceh saat ini sejalan dengan arah pembangunan daerah dalam kerangka visi Gubernur Aceh 2024–2029, yakni “Pendidikan Hebat, Aceh Bangkit.” Menurutnya, penguatan kualitas SDM menjadi kunci utama untuk mendorong kebangkitan Aceh. Transformasi pendidikan diwujudkan melalui langkah konkret seperti penguatan literasi, peningkatan kompetensi guru, serta optimalisasi pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Salah satu penekanan penting yang disampaikan Murthalamuddin adalah perubahan cara pandang terhadap makna prestasi siswa. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak lagi memaknai keberhasilan hanya dari nilai rapor semata. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang berbeda atau multiple intelligences. Ada yang unggul dalam literasi, numerasi, seni, maupun olahraga. Karena itu, pendidikan harus mampu membuka ruang bagi seluruh potensi tersebut untuk berkembang secara optimal.

Sebagai wujud nyata dari gagasan tersebut, berbagai inovasi mulai didorong, khususnya pada jenjang SMA dan SMK. Kegiatan berbasis kearifan lokal menjadi salah satu strategi untuk memberdayakan potensi siswa sekaligus mengangkat kekuatan daerah. Salah satu contoh, aktivitas siswa SMK yang memproduksi dan memasarkan berbagai produk lokal yang bahkan dipasarkan dalam kegiatan car free day. Inisiatif ini tidak hanya melatih keterampilan kewirausahaan, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan kebanggaan terhadap potensi lokal.

Namun demikian, ia juga mengakui masih adanya tantangan di lapangan, terutama dalam pemanfaatan dana BOS yang belum sepenuhnya mendukung pengembangan literasi, khususnya budaya menulis di kalangan guru dan siswa. Ia menegaskan bahwa transformasi tidak boleh berhenti pada kebijakan, tetapi harus hadir dalam praktik nyata di sekolah.

Koordinator Almuslim TV, Dr. Hendra Saputra, M.Pd, menyampaikan bahwa program tayangan Poadcast ini merupakan bagian dari komitmen Almuslim TV dalam menghadirkan ruang dialog implementasi kebijakan yang berdampak dan mendorong perubahan. Almuslim TV hadir untuk mengkoneksikan antara gagasan dan aksi nyata di tengah masyarakat.

Sementara itu, Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd, menurutnya program acara dari Almuslim TV ini sebagai kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan pendidikan. Ia menegaskan bahwa kampus harus menjadi garda penggerak inovasi dan bagian dari solusi dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan di Aceh.

Semangat transformasi ini sejalan dengan nilai kearifan lokal Aceh yang sarat makna: “Bijeh mulia, bansa teuleubeh ateuh rueng donya,” yang menggambarkan harapan agar generasi Aceh tumbuh menjadi bangsa yang bermartabat dan unggul di panggung dunia. Melalui podcast ini, sosok Murthalamuddin tidak hanya tampil sebagai pejabat, tetapi sebagai pemimpin yang membumi, visioner, dan penuh empati—yang mengajak semua pihak untuk bergerak bersama dari wacana menuju aksi nyata demi melahirkan generasi unggul bagi masa depan bangsa.

Almuslim TV Hadirkan Program Inspiratif “Di Balik Mendunianya Tari Ratoh Jaroe” Angkat Filosofi Budaya Aceh

BIREUEN, Upaya pelestarian budaya terus dilakukan dengan tontonan yang edukatif dan inspiratif melalui Almuslim TV yang menghadirkan program bertajuk “Di Balik Mendunianya Tari Ratoh Jaroe”, sebuah sajian yang tidak hanya mengupas makna, tetapi juga histori, filosofi, realita, serta harapan di balik perjalanan tari Ratoh Jaroe hingga dikenal luas, bahkan ke mancanegara.

Program ini dipandu langsung oleh Misnar, M.A., Sekretaris Almuslim TV yang memandu acara dengan sangat interaktif dan mampu menggali secara mendalam kisah di balik kesuksesan maestro tari Yusri Saleh—yang akrab disapa Dek Gam dan dikenal dengan julukan The King of Ratoeh Jaroe. Melalui dialog yang hangat dan informatif, penonton diajak menyelami perjalanan kreatif sekaligus dinamika yang dihadapi dalam mengembangkan karya budaya hingga mendunia.

Mengenal Dek Gam, Sang Raja Ratoh Jaroe: Proses Kreatif di Balik Harmoni Gerak dan Rasa

Tari Ratoh Jaroe sendiri merupakan tari kreasi yang diciptakan oleh Yusri Saleh dengan memadukan unsur-unsur beberapa tarian tradisional Aceh, seperti Tari Saman, Rapai Geleng dan berbagai tari Aceh lainya. Perpaduan tersebut melahirkan karya seni yang dinamis, penuh kekompakan, serta sarat nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas budaya Aceh.

Dalam program ini, penonton tidak hanya disuguhkan makna keindahan gerakan tari Ratoh Jaroe, tetapi juga diajak memahami makna di setiap gerakan, menelusuri sejarah lahirnya Ratoh Jaroe, serta menggali filosofi yang terkandung di dalamnya. Lebih dari itu, tayangan ini turut mengangkat realita terkini, termasuk tantangan pelestarian budaya di tengah arus modernisasi, serta harapan agar tari Ratoh Jaroe terus hidup dan berkembang di generasi mendatang.

Melalui wawancara eksklusif, Yusri Saleh membagikan proses kreatif dan perjalanan panjangnya dalam membesarkan Ratoh Jaroe hingga mendapat pengakuan luas. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara inovasi dan pelestarian tradisi, agar karya tetap relevan tanpa kehilangan jati diri budaya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusri Saleh juga menyampaikan harapannya agar tari Ratoh Jaroe dapat menjadi bagian dari kurikulum pendidikan di Aceh sebagai langkah strategis dalam menjaga dan melestarikan budaya sejak dini. Selain itu, ia juga menggagas penyelenggaraan pertunjukan kolosal yang melibatkan hingga 10.000 penari Ratoh Jaroe dalam satu panggung, sebagai bagian dari pekan seni dan budaya di Aceh. Gagasan ini dinilai tidak hanya memperkuat identitas budaya daerah, tetapi juga menjadi daya tarik besar dalam memperkenalkan kekayaan seni Aceh ke tingkat yang lebih luas.

Program ini juga menyoroti peran generasi muda sebagai penjaga keberlanjutan budaya. Dengan terus mempelajari, menampilkan, dan mengembangkan tari Ratoh Jaroe, mereka menjadi harapan dalam menjaga eksistensi warisan budaya di tengah derasnya arus globalisasi.

Melalui Program Tayangan “Di Balik Mendunianya Tari Ratoh Jaroe” di Almuslim TV diharapkan menjadi media edukasi sekaligus inspirasi bagi masyarakat luas. Tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya bangsa, tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga, merawat, dan mewariskan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Almuslim TV menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya lokal ke panggung yang lebih luas, sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap gerakan tari terdapat cerita, sejarah, realita, serta harapan yang patut untuk terus dijaga dan diwariskan.

Dukung Pelestarian Budaya, Rektor Universitas Almuslim Apresiasi Program “Di Balik Mendunianya Tari Ratoh Jaroe”

Dr. Hendra Saputra, M.Pd., selaku Ketua Koordinator Almuslim TV, menyampaikan bahwa program acara ini merupakan komitmen Almuslim TV dalam menghadirkan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki nilai edukatif dalam menginternalisasi budaya Aceh. Ia menegaskan bahwa Almuslim TV siap menjadi sebagai ruang dalam mendesiminasi dan mengaktualisasi berbagai budaya sekaligus sebagai ruang bagi para seniman dan budayawan untuk mengekspresikan karya mereka kepada khalayak. Menurutnya, program seperti ini juga diharapkan mampu membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap program ini sebagai langkah nyata dalam pelestarian budaya melalui program Almuslim TV. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Almuslim TV menjadi bagian penting dari kontribusi institusi pendidikan dalam mendukung pengembangan budaya dan kreativitas. Selain itu, ia berharap program-program serupa dapat terus dikembangkan sebagai sarana edukasi yang mampu menghubungkan dunia akademik dengan masyarakat luas, serta memperkuat peran universitas sebagai pusat pelestarian nilai-nilai budaya bangsa.

Youtube : Almuslim TVNews www.youtube.com/@AlmuslimTVNews
Tiktok : Almuslim.tv6
Instagram : Almuslim.tv

Editor: Akmal

Eksplorasi Genealogi dan Eskalasi Global Tari Ratoh Jaroe: Almuslim TV Gelar Program Podcast Bersama Yusri Saleh

BIREUEN – Dalam upaya memperkuat literasi budaya dan mendokumentasikan sejarah seni pertunjukan kontemporer Aceh, Almuslim TV menginisiasi program podcast Dalam Ruang Bernarasi Tanpa Batas bertajuk “Di Balik Mendunianya Tari Ratoh Jaroe”. Kegiatan ini dirancang sebagai platform edukatif untuk membedah proses kreatif serta signifikansi kultural tarian tersebut dalam konstelasi seni global.

Tari Ratoh Jaroe merupakan manifestasi estetika yang memadukan ritme, sinkronisitas, dan nilai-nilai filosofis lokal. Fenomena transisi tarian ini dari ranah tradisi menuju panggung internasional memerlukan tinjauan mendalam, baik dari aspek koreografi maupun sosiologi seni.

Menghadirkan Sang Maestro

Tak tanggung-tanggung, Almuslim TV menghadirkan langsung sang pencipta (kreator) Tari Ratoh Jaroe, Yusri Saleh, atau yang lebih akrab disapa Dek Gam. Sosok Dek Gam dikenal sebagai seniman yang berhasil memformulasikan gerakan dinamis yang kini sering ditampilkan dalam berbagai ajang bergengsi, mulai dari festival nasional hingga pembukaan ajang olahraga internasional.

Diskusi ini akan dipandu oleh host Tarisa Salsabila Wibowo, yang akan menggali lebih dalam perjalanan kreatif Dek Gam, tantangan dalam melestarikan seni tradisi, hingga strategi membawa tarian tersebut dikenal luas di berbagai belahan dunia.

Detail Pelaksanaan Kegiatan

Diskusi panel ini akan dilaksanakan pada:

  • Hari/Tanggal: Senin, 6 April 2026
  • Waktu: 14:30 WIB
  • Lokasi: Studio 1 Almuslim TV
  • Youtube: Almuslim TVNews
Almuslim TV Gelar Program Podcast Bersama Yusri saleh

Pentingnya Literasi Budaya

Program ini tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai upaya formal dalam mendokumentasikan intellectual property (kekayaan intelektual) dari sang pencipta. Melalui pemaparan ini, diharapkan muncul perspektif baru bagi akademisi dan praktisi seni mengenai strategi diplomasi budaya melalui media seni pertunjukan.

Almuslim TV berkomitmen untuk terus menjadi jembatan antara dunia akademik dan realitas sosial-budaya melalui konten-konten yang sarat akan nilai pengetahuan. Publikasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral institusi dalam melestarikan identitas daerah yang telah tersertifikasi secara global.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai dokumentasi dan luaran dari diskusi ini, silakan mengakses laman resmi di www.almuslimtv.umuslim.ac.id

Editor: M Akmal

Almuslim TV Hadirkan Pakar Politik Dari Universitas Paramadina Jakarta Bahas Eskalasi Konflik AS – Israel & Iran

BIREUEN – Dalam upaya memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika geopolitik global terkini, Almuslim TV menyelenggarakan program podcast  “Dalam Ruang Bernarasi Tanpa Batas”  bertajuk “Dampak Eskalasi Konflik Israel, Amerika, dan Iran terhadap Posisi Geopolitik Indonesia”. Agenda yang disiarkan secara daring pada Kamis (12/03/2026) ini menghadirkan pakar politik terkemuka dari Universitas Paramadina Jakarta, Abdul Malik Gismar, Ph.D.

Diskusi yang dipandu oleh moderator Qurratul Aina ini membedah kompleksitas ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan aktor-aktor utama seperti Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Dalam paparannya, Abdul Malik Gismar menggarisbawahi beberapa poin krusial:

Posisi Strategis Indonesia: Tinjauan akademis mengenai peran Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar dalam menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah polarisasi kekuatan besar.

Eskalasi Konflik: Analisis mengenai pergeseran strategi militer dan diplomasi di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas keamanan internasional.

Dampak Ekonomi Global: Bagaimana ketegangan tersebut memicu fluktuasi harga komoditas energi dan gangguan pada jalur logistik global.

Kehadiran program ini merupakan representasi dari peran institusi pendidikan dalam memberikan literasi politik yang berbasis pada data dan analisis objektif. Melalui platform Almuslim TV, diharapkan civitas akademika dan masyarakat luas dapat memahami posisi Indonesia tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki kepentingan strategis dalam perdamaian dunia.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen Almuslim TV serta mahasiswa yang antusias mengikuti jalannya diskusi. Panel ini diharapkan menjadi pemicu diskusi-diskusi akademik lanjutan mengenai kebijakan luar negeri dan stabilitas kawasan di masa mendatang.

Diskusi lengkap dapat diakses kembali melalui kanal YouTube resmi Almuslim TV dan tersedia dalam format audio melalui Almuslim Podcast.

Editor : M Akmal

Almuslim TV Melalui Program Podcastnya “Kupas Tuntas Dampak Eskalasi Perang AS – Israel Dan Iran Terhadap Posisi Geopolitik Indonesia”

BIREUEN – Dinamika keamanan global saat ini tengah menghadapi tantangan serius seiring meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan aktor-aktor kunci seperti Israel, Amerika Serikat, dan Iran. Fenomena ini tidak hanya sekadar konfrontasi regional, melainkan sebuah pergeseran tektonik dalam tatanan geopolitik dunia yang menuntut respons strategis dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Menanggapi urgensi tersebut, Universitas Almuslim melalui platform Almuslim TV menyelenggarakan diskusi di program Podcast Almuslim TV “Dalam Ruang Bernarasi Tanpa Batas” bertajuk “Dampak Eskalasi Perang Israel, Amerika, dan Iran terhadap Posisi Geopolitik Indonesia”. Diskusi ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026, pukul 17.00 WIB, sebagai bentuk kontribusi akademis dalam memetakan arah kebijakan luar negeri Indonesia di tengah turbulensi global.

Dalam diskusi kali ini, Almuslim TV menghadirkan narasumber dari Universitas Paramadina Jakarta yang sangat kompeten di bidangnya, yaitu Abdul Malik Gismar, Ph.D., seorang Pakar Psikologi Politik. Beliau akan membedah bagaimana konflik segitiga ini tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan global, tetapi juga bagaimana pengaruhnya terhadap kebijakan luar negeri serta posisi strategis Indonesia di mata dunia.

Diskusi ini akan dipandu oleh Qurratul aina S.Hub,int selaku host, yang akan membawa alur pembicaraan menjadi lebih tajam dan informatif bagi para penonton.

Peran Amerika dalam Konflik Global

Eskalasi konflik di Timur Tengah saat ini memicu efek domino global, mulai dari fluktuasi harga energi hingga pergeseran arah diplomasi internasional, yang menuntut pemahaman mendalam bagi civitas akademika dan masyarakat luas. Melalui diskusi ini, audiens akan diajak membedah peta kekuatan geopolitik terbaru antara blok Amerika-Israel dan Iran, sekaligus menelaah langkah taktis yang harus diambil Indonesia dalam menjaga kedaulatan melalui kebijakan luar negeri “Bebas Aktif”. Selain aspek strategis, pembahasan ini juga menyoroti dampak psikologi politik terhadap stabilitas domestik agar masyarakat dapat menyikapi dinamika global secara rasional dan objektif demi menjaga kondusivitas opini publik di tanah air.

Secara keseluruhan, Amerika terus berupaya memperkuat posisinya di kawasan ini, yang membuat pengaruhnya sangat signifikan bagi negara-negara lain.

Dalam konteks ini, Amerika memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan internasional yang dapat berdampak pada stabilitas geopolitik, termasuk Indonesia.

Detail Acara:

  • Topik: Dampak Eskalasi Perang Israel, Amerika, dan Iran terhadap Posisi Geopolitik Indonesia.
  • Waktu: Kamis, 12 Maret 2026 | 17.00 WIB.
  • Platform: Live YouTube @AlmuslimTVNews.
  • Situs Resmi: www.almuslimtv.umuslim.ac.id.

Editor : M Akmal

Mempererat Silaturahmi, Himaif FIKOM Umuslim Menyelenggarakan SIAKOM AI Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

BIREUEN – Menghiasi bulan suci Ramadan 1447 H dengan semangat kebersamaan, Himpunan Mahasiswa Informatika (Himaif) Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Almuslim (Umuslim) sukses menyelenggarakan acara bertajuk “Berkah Ramadan: Buka Puasa & Kebersamaan”. Acara yang mengusung tema “FIKOM Bersinergi, Dari Kata Menjadi Makna, Dari Hati Menjadi Keluarga” ini berlangsung khidmat di lingkungan kampus pada Senin, 09 Maret 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi antara mahasiswa dan jajaran struktural fakultas. Acara ini turut dihadiri langsung oleh:

  • Bapak Riyadhul Fajri, S.S.T., M.Kom. (Dekan Fakultas Ilmu Komputer)
  • Bapak Dasril Azmi, S.Kom., M.Kom. (Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan)
  • Bapak Heri Gustami, S.Kom., M.Kom. (Ketua Prodi Informatika Medis)
  • Serta sejumlah dosen di lingkungan FIKOM Umuslim yang turut berbaur bersama mahasiswa.

Agenda diawali dengan pembagian takjil gratis kepada masyarakat, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial mahasiswa informatika. Setelah doa bersama, acara ditutup dengan buka puasa bersama yang penuh dengan suasana kekeluargaan.

Ketua Umum Himaif Umuslim, Muhammad Barokah, didampingi oleh Wakil Ketua, Zaiyadi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini.

“Kami ingin Ramadan tahun ini menjadi lebih dari sekadar rutinitas. Dengan tema ‘Dari Hati Menjadi Keluarga’, kami berharap sekat antara senior, junior, maupun dosen semakin menipis. Kehadiran Pak Dekan, Pak Wadek 3, dan para Kaprodi hari ini merupakan dukungan moral yang luar biasa bagi kami di Himaif untuk terus bergerak dalam nilai-nilai positif,” ujar Muhammad Barokah.

Dalam laporannya di hadapan Dekan dan jajaran dosen, Fahrel Nabil selaku Ketua Panitia menyampaikan detail pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dengan sangat antusias. Ia mengungkapkan bahwa partisipasi mahasiswa tahun ini melampaui ekspektasi.

“Ketua Panitia, melaporkan bahwa agenda kali ini diikuti oleh 100 orang peserta yang antusias mengikuti rangkaian acara sejak sore hari. Ia juga menekankan bahwa misi utama kegiatan ini adalah aksi sosial, di mana panitia berhasil menyalurkan santunan kepada 7 orang anak yatim sebagai wujud kepedulian nyata mahasiswa Informatika terhadap sesama di bulan Ramadan.” tambahnya,” ujar Fahrel Nabil dengan penuh semangat.

sesi dokumentasi bersama seluruh pimpinan fakultas, dosen, dan fungsionaris Himaif

Acara diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama seluruh pimpinan fakultas, dosen, dan fungsionaris Himaif, menandai suksesnya agenda besar di bulan suci ini.

Editor : M Akmal

Almuslim TV Hadirkan Mahasiswa Jepang Dalam Edişi Podcast Khusus

BIREUEN– Universitas Almuslim (Umuslim) kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional melalui kolaborasi lintas budaya. Kali ini, tim kreatif Almuslim TV menyelenggarakan sesi podcast edisi khusus dengan narasumber mahasiswa asal Jepang yang sedang berkunjung ke kampus kebanggaan masyarakat Bireuen ini.

Kegiatan yang disiarkan secara live streaming dari Studio 1 Almuslim TV ini menghadirkan dua mahasiswi dari Nagoya Gakuin University, Jepang, yaitu Akane Ikezu dan Hikari Kitamura. Turut hadir sebagai narasumber pendamping, Kepala Urusan Internasional Umuslim, Risky Novialdi, S.IP., M.HI, dengan dipandu oleh host Qurratul Aina, S.Hub., Int.
Dalam sesi tersebut, para mahasiswa Jepang berbagi pengalaman mereka selama berada di Aceh, khususnya selama mengikuti program di Universitas Almuslim, kegiatan sosial kemanusian di daerah dampak bencana hidertemelogi di Aceh dan keberlanjutan program pertukaran mahasiswa antara kedua Universitas.

Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif ini. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa internasional adalah bukti bahwa Umuslim semakin terbuka dan dikenal secara global.

“Kami sangat bangga dengan kreativitas tim Almuslim TV yang mampu membuat momen penting ini. Podcast ini bukan sekadar konten digital, melainkan ruang akses komunikasi internasional. Ini membuktikan bahwa kita mampu berinteraksi secara aktif di level global dan membangun kerjasama dengan berbagai Universitas internasional,” ujar Dr. Marwan.

Senada dengan Rektor, Ketua Koordinator Almuslim TV, Dr. Hendra Saputra, M.Pd., menjelaskan bahwa
“Melalui podcast ini, kami ingin menunjukkan bahwa Almuslim TV adalah wadah bagi mahasiswa untuk berinovasi. Menghadirkan mahasiswa Jepang sebagai narasumber memberikan perspektif baru bagi penonton kami tentang pentingnya toleransi lintas budaya dunia, Kami akan terus berkomitmen menghadirkan konten-konten digital yang inspiratif dan mendunia,” jelas Dr. Hendra.

Program ini menjadi tolak ukur bahwa Universitas Almuslim siap menjadi destinasi pendidikan yang ramah bagi komunitas internasional sekaligus mampu mengembangkan media komunikasi yang kompetitif secara digital.

Editor : M. Akmal

Almuslim TV Gelar Podcast Spesial: From Exchange to Empathy:Japanese Students’ Journey Back to Aceh

BIREUEN , 3 Maret 2026 – Universitas Almuslim melalui kanal kreatifnya, Almuslim TV, kembali menghadirkan program podcast inspiratif bertajuk “From Exchange to Empathy: Japanese Students’ Journey Back to Aceh”. Acara yang dijadwalkan tayang live pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 12.00 WIB ini akan menyoroti pengalaman emosional dan kultural para mahasiswa asal Jepang selama berada di Serambi Mekkah.

Diskusi ini akan menghadirkan dua mahasiswi dari Nagoya Gakuin University, yaitu Akane Ikezu dan Hikari Kitamura, didampingi oleh Kepala Urusan Internasional, Risky Novialdi, S.IP., M.HI. Acara ini akan dipandu oleh host Qurratul Aina, S.hub.int.

Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd, menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas kunjungan akademik, melainkan wujud nyata Universitas Almuslim dalam implementasi kerjasama internasional dengan Nagoya University untuk mendukung pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayah Aceh akhir November 2025. Dan Ini sesuai dengan arah kebijakan program kampüs berdampak dari Kemdiktisaintek.

“Kami sangat bangga melihat bagaimana mahasiswa dari Jepang tidak hanya sekedar kunjungan, tapi benar-benar membangun empati dan koneksi batin dengan masyarakat Aceh. Kehadiran mereka kembali ke sini membuktikan bahwa Universitas Almuslim memiliki koneksi secara emosional dengan kampus internasional. Ini adalah langkah nyata Umuslim menuju World Class University,” ujar Dr. Marwan.

Di sisi lain, Dr. Hendra Saputra, M.Pd, selaku Ketua Koordinator Almuslim TV, menekankan pentingnya informasi dan diskusi publik dalam bentuk edişi khusus podcast ini untuk memberikan edukasi dan inpirasi kepada publik bahwa mata dunia saja sangat peduli tentang bencana Aceh.

“Almuslim TV berkomitmen akan menjadi wadah informasi yang edukatif. Melalui podcast ini, kami ingin menunjukkan kepada khalayak luas bahwa perbedaan bahasa bukan penghalang untuk membangun rasa kemanusiaan. Kami ingin semua masyarakat dunia bisa melihat Aceh, dan ini kıta mulai dari mahasiswa Jepang tentang bagaimana mereka menemukan makna empati di tengah keberagaman kita,” ungkap Dr. Hendra.

Detail Acara:
Waktu: 4 Maret 2026 | 12.00 WIB
Lokasi: Studio 1 Almuslim TV
Platform: Live Streaming YouTube – Almuslim TV
Informasi Lebih Lanjut: www.almuslimtv.umuslim.ac.id

Editor : M Akmal

Jembatan Kutablang Terdampak Banjir Besar, Akses Jalan Nasional Banda Aceh – Medan Terganggu

BIREUEN, November 2025– Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Bireuen pada Minggu, 29 November 2025, menyebabkan debit Sungai Krueng Peusangan meningkat tajam dan menggerus sebagian struktur di sekitar Jembatan Kutablang. Jembatan yang menjadi penghubung penting pada jalur nasional Banda Aceh – Medan ini kini mengalami kerusakan signifikan sehingga mengganggu arus transportasi utama di kawasan tersebut.
Pantauan Almuslim TV memperlihatkan sebagian area pondasi dan sisi jembatan mengalami abrasi berat akibat hantaman arus banjir. Material bangunan di sekitar aliran sungai tampak roboh, sementara warga memadati area sekitar jembatan untuk melihat kondisi terbaru. Aparat keamanan terus berjaga dan membatasi akses masyarakat guna mencegah potensi bahaya dari longsoran lanjutan.
Kerusakan ini berdampak besar terhadap mobilitas kendaraan, terutama angkutan umum, transportasi logistik, dan masyarakat yang melintas di jalur utama Aceh – Sumatra Utara. Kendaraan dari dua arah dialihkan ke rute alternatif yang lebih jauh, mengakibatkan antrean panjang dan perlambatan distribusi barang kebutuhan pokok.
Beberapa bangunan di sekitar bantaran sungai turut rusak parah akibat kuatnya arus air. Puing-puing dan material lain terlihat menumpuk di aliran sungai, menggambarkan intensitas banjir yang melanda wilayah tersebut.

Salah seorang mahasiswa Universitas Almuslim, Muhammad Haikal, menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi infrastruktur tersebut.
“Sebagai mahasiswa yang setiap hari melintas di jalur ini, kami sangat merasakan dampaknya. Kerusakan jembatan ini bukan hanya menghambat perjalanan, tapi juga memengaruhi aktivitas perkuliahan, ekonomi, dan mobilitas masyarakat. Kami berharap pemerintah dapat mengambil langkah cepat dan darurat untuk menangani kondisi ini sebelum situasinya semakin sulit,” ujarnya.
Pendapat ini menggambarkan kekhawatiran mahasiswa terhadap terganggunya akses utama yang selama ini menjadi jalur vital penghubung Banda Aceh – Medan.
Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan peninjauan teknis dan menentukan langkah penanganan darurat untuk memulihkan konektivitas jalur nasional. Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan pihak provinsi dan pusat untuk memastikan penanganan segera dilakukan.
Almuslim TV akan terus memberikan pembaruan terkait kondisi Jembatan Kutablang dan dampaknya terhadap arus transportasi nasional.

Almuslim TV Selenggarakan Lomba Video Pendek: “Kasih Ibu Tanpa Jeda”

Bireuen, 20 Nov. 2025 — Almuslim TV Universitas Almuslim mempersembahkan lomba video pendek bertemakan “Kasih Ibu Tanpa Jeda.” Lomba ini terbuka untuk mahasiswa dan pelajar dari seluruh Indonesia, bertujuan untuk mengekspresikan rasa kasih kepada ibu melalui karya kreatif.

Acara ini mengajak pelajar SMA sederajat dan Mahasiswa untuk berpartisipasi dengan membuat video berdurasi minimal 3 menit dan maksimal 5 menit dalam resolusi 720p. Setiap kelompok diharapkan mengirimkan satu karya video yang menggambarkan tema lomba.

“Lomba ini merupakan kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam dunia media digital. Kami ingin memberikan ruang bagi mahasiswa dan pelajar untuk berkompetisi dan berinovasi,” ujar Dr. Hendra Saputra, M.Pd, selaku Koordinator Almuslim TV.

Pendaftaran dibuka mulai 20 November hingga 20 Desember 2025 dan dapat dilakukan secara gratis. Peserta diharapkan mengumpulkan karya mereka sebelum batas waktu yang ditentukan.

Kategori Pemenang:

  1. Juara 1: Uang Tunai
  2. Juara 2: Uang Tunai
  3. Juara 3: Uang Tunai

Melalui lomba ini, Almuslim TV berharap dapat melahirkan lebih banyak talenta kreatif yang mampu berkarya di industri media, sekaligus memperkuat komitmen untuk menjadikan media sebagai wadah edukasi yang adaptif terhadap perkembangan digital.

Informasi lebih lanjut:
Hubungi:

Dengan semangat kolaborasi, Almuslim TV mengajak semua peserta untuk berpartisipasi dan mengangkat tema kasih ibu dalam setiap karya yang dihasilkan.